Minggu, 12 Februari 2017

Laporan Fungsi Penawaran

Assalamualikum wr.wb kali ini gua bakal kasih pembelajaran tentang fungsi penawaran,dimana materi ini biasanya di pelajari pas mata kuliah ekonomi mikro,semoga bermanfaat dan semoga harimu menyenangkan :)

langsung saja.....






PENAWARAN
TUGAS MATA KULIAH
EKONOMI MIKRO

KELAS A
PROGRAM STUDI AKUNTANSI
FAKULTAS EKONOMI


                BAB 1  
PENDAHULUAN
           

               Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia dalam memilih dan menciptakan kemakmuran. Inti dari masalah ekonomi adalah adanya ketidakseimbangan antara kebutuhan manusia yang tidak terbatas sebagai alat pemuas kebutuhan yang jumlahnya terbatas.
Kata “ekonomi” sendiri berasal dari kata Yunani, yakni (oikos) yang berarti “keluarga, rumah tangga” dan (nomos), atau “peraturan, aturan, hukum,” dan secara garis besar diartikan sebagai “aturan rumah tangga” atau “manajemen rumah tangga.” Secara umum, subyek dalam ekonomi dapat dibagi dengan beberapa cara, yang paling terkenal adalah Mikroekonomi vs Makroekonomi.
              Beberapa orang menganggap bahwa ilmu ekonomi dimulai dan diakhiri dengan hukum permintaan dan penawaran. Akan tetapi hukum yang dikenal dengan hukum penawaran dan permintaan memang merupakan bagian yang terpenting dalam pemahaman kita mengenai sistem pasar.
              Pertama kita perlu mengetahui apa saja yang mempengaruhi penawaran komoditi tertentu berikutnya baru kita dapat melihat bagaimana penawaran bersama-sama menentukan harga serta bagaimana sistem harga itu secara keseluruhan memungkinkan sistem perekonomian bereaksi terhadap perubahan penawaran. Penawaran membantu kita dalam memahami keberhasilan sistem harga dan juga kegagalannya.


BAB 2
PEMBAHASAN
 Penawaran adalah  banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.
1.           Hukum penawaran
Hukum penawaran adalah suatu pernyataan yang menjelaskan tentang sifat hubungan antara harga sesuatu barang dan jumlah barangtersebut yang di tawarkan para penjual.Dalam hokum inindi kemukakan bagaimana keinginan para penjual untui menawarkan barangnya apabila harganya tinggi dan bagaimana pula keinginan untuk menawarkan barangnya tersebut apabila harganyarendah
Hukum penawaran pada dasarnya mengatakan bahwa “semakin tinggi harga suatu barang,semakin banyak jumlah barang tersebut akan di tawarkan oleh para penjual.Sebaliknya,makin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang tersebut yang di tawarkan”
2.           Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penawaran

Penawaran dan produksi mempunyai hubungan yang sangat erat. Hal-hal yang mendorong dan menghambat kegiatan produksi berpengaruh terhadap jumlah penawaran. Berikut ini faktor-faktor yang memengaruhi penawaran:
                    Harga barang itu sendiri
Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika harga barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.
                   Harga barang pengganti
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.
                                  Biaya produksi
Biaya produksi berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan sebagainya. Apabila biaya-biaya produksi meningkat, maka harga barang-barang diproduksi akan tinggi. Akibatnya produsen akan menawarkan barang produksinya dalam jumlah yang sedikit. Hal ini disebabkan karena produsen tidak mau rugi. Sebaliknya jika biaya produksi turun, maka produsen akan meningkatkan produksinya. Dengan demikian penawaran juga akan meningkat.
                              Kemajuan teknologi
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan. Adanya teknologi yang lebih modern akan memudahkan produsen dalam menghasilkan barang dan jasa. Selain itu dengan menggunakan mesin-mesin modern akan menurunkan biaya produksi dan akan memudahkan produsen untuk menjual barang dengan jumlah yang banyak. Misalnya untuk menghasilkan 1 kg gula pasir biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan Manis sebesar Rp4.000,00. Harga jualnya sebesar Rp7.500,00/kg. Namun dengan menggunakan mesin yang lebih modern, perusahaan Manis mampu menekan biaya produksi menjadi Rp3.000,00. Harga jual untuk setiap 1 kilogramnya tetap yaitu Rp7.500,00/kg. Dengan demikian perusahaan Manis dapat memproduksi gula pasir lebih banyak.
                                       Pajak
Pajak yang merupakan ketetapan pemerintah terhadap suatu produk sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga. Jika suatu barang tersebut menjadi tinggi, akibatnya permintaan akan berkurang, sehingga penawaran juga akan berkurang.
                                     Perkiraan harga pada masa depan
Perkiraan harga pada masa datang sangat memengaruhi besar kecilnya jumlah penawaran. Jika perusahaan memperkirakan harga barang dan jasa naik, sedangkan penghasilan masyarakat tetap, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Misalnya pada saat krisis ekonomi, harga-harga barang dan jasa naik, sementara penghasilan relatif tetap. Akibatnya perusahaan akan mengurangi jumlah produksi barang dan jasa, karena takut tidak laku.
               Tujuan perusahaan
Dalam teori ekonomi selalu dimisalkan perusahaan berusaha memaksimumkan keuntungan.dengan pemisalan ini tiap perusahaan tidak berusaha untuk menggunakan kapasitas memproduksinya secara maksimal,tetapi akan menggunakannya pada tingkat kapasitas yang memaksimumkan keuntungannya.Dalam prakteknya perusahaan-perusahaan banyak yang mempunyai tujuan lain.Ada perusahaan yang tidak mau menanggung resiko,dan untuk itu mereka melakukan kegiatan yang lebih selamat walaupun keuntungannya lebih kecil.Ada pula perusahaan,seperti misalnya perusahaan yang di miliki pemerintah,lebih menekankan mencapai produksi yang maksimal dariada keuntungan yang maksimal.
Tujuan yang berbeda-beda tersebut menimbulkan efek yang berbeda terhadap penentuan tingkat produksi.Dengan demikian penawaran suatu barang akan berbeda sifatnya sekiranya terjadi perubahan dalam tujuan yang ingin di capai.
3.          Penentu-Penentu Penawaran
         Keinginan para penjual dalam menawarkan barangnyapada berbagai tingkat harga di tentukan oleh beberapa factor.yang terpentig adalah :

  1.                       Harga barang itu sendiri.
  2.                       Harga barang-barang lain.
  3.                       Biaya produksi.
  4.                       Tujuan-tujuan operasi perusahaan tersebut.
  5.                       Tingkat teknologi yang di gunakan.
4.           Jenis-jenis penawaran
·         Penawaran Individu
        Penawaran individu adalah jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan seorang penjual atau produsen pada waktu, tempat dan satuan harga tertentu.
·         Penawaran Pasar
        Penawaran pasar adalah jumlah barang dan/atau jasa yang ditawarkan sekelompok penjual atau beberapa orang produsen pada waktu, tempat dan satuan harga tertentu.
5.           Kurva penawaran
Kurva penawaran (supply curve) adalah kurva yang menggambarkan hubungan antara harga dengan jumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada masing-masing tingkat harga. Sudah menjadi sifat produsen/penjual bahwa bila harga naik, mereka akan menambah jumlah barang yang dijual dan sebaliknya. Sehingga bentuk kurva penawaran melereng dari kiri bawah ke kanan atas atau dari kanan atas ke kiri bawah.
Agar lebih jelas lihat tabel penawaran berikut ini :
Setelah melihat tabel tersebut dan ini dia penjelasan melalui diagramnya :
                                                            FUNGSI PENAWARAN
           
              Fungsi penawaran adalah fungsi yang menunjukkan hubungan antara harga (P) dengan jumlah barang (Q) yang ditawarkan. Fungsi penawaran harus sesuai dengan hukum penawaran yang menyatakan bahwaBila harga barang naik, maka jumlah penawarannya bertambah dan bila harga barang turun, maka jumlah penawarannya berkurang.
Dengan demikian, hubungan antara harga barang dengan jumlah barang yang ditawarkan adalah positif atau berbanding lurus. Bentuk umum fungsi penawaran adalah

          Hubungan antara harga dan kuantitas penawaran dapat dinyatakan dalam fungsi penawaran. Secara matematis, hubungan tersebut
dapat dinyatakan sebagai berikut :
                        Qs = f(P)
Qs  = Jumlah barang yang ditawarkan
f(P) = Fungsi dari harga
 Atau dapat dirumuskan :
                       Qs = -a + bP
Untuk mencari persamaan fungsi linier diatas ( Fungsi Penawaran ) dengan menggunakan rumus :


                        Bab 3
                      Penutup
Fungsi penawaran menunjukkan hubungan antara jumlahproduk yang ditawarkanoleh produsen untuk dijual dengan harga produk. kurva penawaran juga dapat mengalami pergeseran karena adanya perubahan faktor-faktor yang memengaruhi penawaran selain faktor harga. Bergesernya kurva penawaran ditandai dengan bergeraknya kurva ke kanan atau ke kiri. Kurva penawaran bergeser ke kiri, artinya jumlah penawarannya mengalami kenaikan. Namun, ketika kurva penawaran barang bergeser ke kiri, berarti terjadi penurunan penawaran barang

Bunyi Hukum penawaran adalah “semakin tinggi harga suatu barang,semakin banyak jumlah barang tersebut akan di tawarkan oleh para penjual.Sebaliknya,makin rendah harga suatu barang semakin sedikit jumlah barang tersebut yang di tawarkan”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar